PERUBAHAN IKLIM,
Hati-hati pilek dan
batuk
Pemanasan
global (global warming) tak hanya memberikan pengaruh bagi lingkungan dan
kenaikan suhu global.meningkatnya kadar CO2 di udara menyebabkan sinar matahari
terperangkap di bumi.ini membuat bumi semakin panas.
Selain
lingkungan,pemanasan global juga berdamak bagi kesehatan,pergeseran ekosistem
dan degradasi lingkungan.cuaca yag berubah-ubah,dari panas menjadi hujan atau
sebaliknya membuat kondisi tubuh kita menjadi menurun.
Dengan
kondisi seperti itu,penyakit akan mudah datang.biasanya yang paling rentan
adalah penyakit pilek dan tidak jarang di sertai batuk.saat ini,pilek dan batuk
bukan lagi menjadi penyakit musiman.
Jika kondisi tubuh tidak
fit,virus dan bakteri akan gampang menyerang tubuh.penyakit inipun tidak
memandang bulu,dari anak-anak sampai orang dewasa.bila ada anggota keluarga
yang terserang gejala pilek dan batuk,sebaiknya kenali dulu gejalanya agar
dapat memberikan obat.Selain itu asupan gizi juga perlu di pehatikan dan juga
menghindari jenis makanan yang bisa memicu sakit seperti makanan berminyak,mengandung
lemak atau minuman dingin.
Ada brbagai macam gejala pilek
dan batuk .Diantaranya :
·
Pilek dan batuk berdahak
·
Pilk dan batuk kering/tidak berdahak
·
Pilek dan alergi penarpasan
Salah satu agar penyembuhan ebih
efektif,sebaiknya anda mengenali terlebih ahulu jenis gejala pilek dan
batuknya.Karena tidak semua gejala pilek memiliki solusi yang sam.
Tips mengatasi pilek dan batuk :
1.Biasakan banyak minum air putih
2.istirahat yang cukup
3.konsmsi vitamin C
4.Rajin berolahraga
5.sediakan selalu obat pilek dan batuk
yang sesuai dengan jenis pilek dan batuk di rumah.
6.jika sakit berlanjut,segera
konsultasikan dengan dokter.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar